Legal Policy on Criminal Sanctions for Environmental Offenses at The En-vironmental Agency of Prabumulih City
DOI:
https://doi.org/10.35335/legal.v14i6.1571Keywords:
Criminal Law Policy, Criminal Sanctions, Environmental CrimesAbstract
This study examines legal policies regarding criminal sanctions for environmental crimes, focusing on their implementation at the Prabumulih City Environmental Agency. The problem arises because Law Number 32 of 2009 places criminal sanctions as the ultimum remedium, while local law enforcement practices still predominantly utilize administrative and civil sanctions. The study was conducted using a normative juridical approach, analyzed through literature and legal document studies, and supplemented by empirical observations of monitoring and enforcement practices in Prabumulih City. The results indicate that environmental criminal sanctions are not applied optimally, inter-agency coordination remains limited, and public participation in environmental monitoring is low, resulting in the ineffective prevention and prosecution of environmental violations under criminal law. The critical analysis emphasizes the need to reposition criminal sanctions as the primary instrument, increase the capacity of the Environmental Agency, and strengthen synergy between the state and the community. These findings are expected to inform policymakers and law enforcement officials to strengthen environmental protection at the regional and national levels
Downloads
References
Aminudin, C. (2025). Perspektif Ilmu Lingkungan terhadap Pengertian Yuridis Lingkungan Hidup. Bina Hukum Lingkungan, 9(3), 253-280.
Chandra, F. D. (2024). Konstitusi Hijau (Green Constitution) dalam Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup yang Berkeadilan. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 889-896.
Rijal, S. A. (2025). Peran Hukum Lingkungan dalam Mendukung Konservasi Sumber Daya Alam di Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(2), 1264-1272.
Zulfaidah, R. &. (2026). Pengujian Konstitusionalitas Hak atas Lingkungan Hidup yang Baik dalam Kasus Pencemaran Lintas Batas: Telaah terhadap Prinsip Kedaulatan Negara. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 4(1), 213-226.
Kenoba, M. O. (2023). Efek Rasionalitas Teknologis Terhadap Manusia Dan Lingkungan Hidup. Jurnal Education and Development, 11(1), 205-211.
Betu, M. A. (2025). PERLINDUNGAN LINGKUNGAN DAN ETIKA TANGGUNG JAWAB: TINJAUN KRITIS PEMIKIRAN HANS JONAS DALAM KONTEKS PENCEMARAN. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 25(1), 53-62.
Arrahman, D. N. (2025). Pertanggungjawaban Hukum Korporasi: Penegakan Hukum terhadap Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup di Indonesia. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(2), 195-203.
Ridlo, A. A. (2024). Dinamika Penegakkan Hukum Lingkungan Di Indonesia Dalam Menghadapi Problematika Lingkungan Hidup: Dynamics Of Environmental Law Enforcement In Indonesia In Dealing With Environmental Problems. Journal Presumption of Law, 6(2), 140-157.
Stella, S. &. (2024). Efektivitas Sanksi Administrasi Dalam Mencegah Pencemaran Sungai. Jurnal USM Law Review, 7(3), 1394-1407.
Ningrum, D. K. (2025). SANKSI HUKUM SEBAGAI INSTRUMEN PENEGAKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN DI INDONESIA. COURT REVIEW: Jurnal Penelitian Hukum, 5(06), 372-384.
Wahidah, N. (2025). Fungsi Hukum Pidana. JUSTITIA: Journal of Justice, Law Studies, and Politic, 1(01), 8-16.
Nanda, M. S. (2024). EFEKTIVITAS PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI SUMATERA UTARA DALAM PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 13(2), 183-194.
Oktora, N. D. (2023). Peranan Pemerintah Terkait Kerusakan Lingkungan Hidup Di Tinjau Dari Aspek Administrasi. Siyasah, 3(2), 160-177.
Cholidin, A. (2025). Hukum Lingkungan: Prinsip, Regulasi, dan Penegakan untuk Keadilan Ekologis. Jakarta: Prenada Media.
Nugroho, M. A. (2022). Konsep pendidikan lingkungan hidup: Upaya penenaman kesadaran lingkungan. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 93-108.
Priyanta, M. (2025). Pembaruan dan harmonisasi peraturan perundangundangan bidang lingkungan dan penataan ruang menuju pembangunan berkelanjutan. Hasanuddin Law Review, 1(3), 337-349.
Suryatama, M. A. (2025). Relasi Manusia Dan Hukum Lingkungan Human Relations And Environmental Law. Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 2(4), 89-96.
Hayati, W. &. (2024). Implementasi Kebijakan Pencegahan Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan. Jurnal Minfo Polgan, 13(2), 2659-2667.
Rambe, M. I. (2024). Penerapan Prinsip Kehati-Hatian Dalam Perizinan Lingkungan Di Era Industri 4.0. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 16049-16057.
Rizki, A. M. (2023). Analisis Prinsip-Prinsip Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan Sebagai Dasar Penilaian Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH). Insologi: Jurnal Sains dan Teknologi, 2(2), 279-287.
Ismanto, D. A. (2024). Kebijakan Hukum Pidana/Penal Policy. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 16351-16361.
Wahyudi, H. N. (2024). Efektivitas Pengawasan Limbah Perusahaan Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih. Birokrasi: Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara, 2(4), 100-116.
Kusuma, D. P. (2022). Urgensi Integrasi Biaya Pemulihan Lingkungan Dalam Tindak Pidana Lingkungan Hidup Melalui Sanksi Pidana Denda. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 8(2), 287-309.
Widjaja, G. (2025). ANALISIS PENEGAKAN HUKUM ADMINISTRATIF, PERDATA, DAN PIDANA DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR. Journal Of Community Dedication, 4(4), 184-196.
Wulandari, A. (2024). Penegakan Sanksi Pidana Sebagai Ultimum Remidium dalam Pelanggaran Lingkungan Hidup. Journal Evidence Of Law, 3(1), 71-81.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEGAL BRIEF

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

