Legal Challenges and Recommendations for Strengthening Traditional Medicine Systems in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.35335/legal.v15i2.1638Keywords:
Traditional Medicine, Legal Challenges, Legal Protection, Local Wisdom, Regulatory Har-monizationAbstract
This study analyzes the legal challenges facing traditional medicine practices in Indonesia and formulates normative-based strategic recommendations to address them. Indonesia boasts a rich biodiversity and rich heritage of traditional medicine, but the rapid development of these practices has not been matched by comprehensive regulations, creating a gap between community needs, local wisdom, and legal protection. This study is a normative legal study using both legislative and conceptual approaches. The results identify three main challenges: first, regulatory dualism between the Health Law, the Medical Practice Law, and overlapping regional regulations, creating legal uncertainty and the potential for criminalization of traditional healers. Second, the ambiguous legal status of traditional healers due to voluntary competency standards and licensing, leaving patients without guaranteed safety and practitioners with inadequate legal protection. Third, the weak protection of traditional knowledge in the field of medicine from commercial exploitation without equitable profit sharing. Strategic recommendations include regulatory harmonization through the establishment of a special law for traditional medicine, strengthening the mandatory certification system and national registration, integrating proven safe and effective traditional medicine into the national health system, including the BPJS financing scheme, and increasing the capacity of traditional healers through evidence-based training and collaboration with academics.
Downloads
References
Ahdiyati, R. (2025). Pendaftaran Indikasi Geografis sebagai Perlindungan Hukum dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Daerah. Jurnal Tana Mana, 6(2), 321–328.
Asrofi, R. (2025). Urgensi Formulasi Kebijakan Terhadap Access Benefit Sharing Atas Komersialisasi Produk Obat-obatan Tradisional Yang Berasal Dari Pengetahuan Tradisional Di Indonesia. Universitas Islam Indonesia.
Indirasuari, I. A. N. P., & Jayantiari, I. G. A. M. R. (2025). Perlindungan hukum bagi masyarakat terkait peredaran obat tradisional. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 13(9), 1924–1935.
Judijanto, L., Puspitasari, I., Laksono, R. D., Sardaniah, S., Fadhilah, L., Anwar, T., Widiarta, M. B. O., Sujati, N. K., Triyadi, A., & Lestari, R. D. (2024). Pelayanan Kesehatan Tradisional. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Juliana, J., & Kurniawan, I. G. A. (2024). Pelaksanaan peraturan tentang legalitas para pengobat tradisional komplementer berdasarkan Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 10(2), 298–307.
Kase, R. T. J., & Ginting, R. (2025). Kriminalisasi Pengobatan Alternatif Menggunakan Kekuatan Ghaib: Analisis Penerapan Pasal 252 KUHP 2023 dalam Melindungi Masyarakat dari Praktik Pengobatan Berbahaya. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 2(1), 93–107.
Mila Anisa, M., Agustina, R., PA, S., Fatmawati, R., Sp THT-BKL, M., Deswati, A. D. A., & Farm, S. (2025). Herbal medik: kearifan tradisional untuk kesehatan modern. Penerbit Buku Pedia.
Naipospos, G. (2025). Kajian Hukum Praktik Pengobatan Tradisional Berbasis Metafisik dalam Perspektif Regulasi UU Nomor 1 Tahun 2023 Dan UU Nomor 17 Tahun 2023. Jurnal Hukum Caraka Justitia, 5(2), 223–237.
Oponu, K. T. (2023). Status tenaga kesehatan tradisional pada rancangan undang-undang kesehatan. Transparansi Hukum, 6(2), 87–98.
Pakpahan, R. (2024). Rekonstruksi regulasi tindak pidana malpraktik tenaga kesehatan yang berbasis nilai keadilan pancasila. Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).
Panma, N. S. Y. (2024). Kebijakan Pelayanan Kesehatan Tradisional dalam Keperawatan. Terapi Keperawatan Komplementer Untuk Mahasiswa Keperawatan, 37.
Partama, T. A., Witri, R., Yatindra, I. B. T., & Putra, M. D. (2025). Tanggung jawab hukum pelaku usaha pelayanan kesehatan tradisional: Studi systematic literature review dalam perspektif UU No. 17 Tahun 2023. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 4(3), 718–730.
Pramono, J. S., Hasanah, S., Ardyanti, D., & Tonapa, E. (2025). Jaminan Kesehatan Nasional: Strategi, Implementasi Dan Transformasi Kesehatan. Penerbit Adab.
Presetya, F., & Noviani, L. (2025). Saintifikasi Jamu pada Layanan Kesehatan di Rumah Sakit: Kerangka Ilmiah, Tata Kelola Klinis, Keselamatan Pasien, dan Strategi Implementasi Berbasis Bukti: Scientification of Herbal Medicine in Hospital Healthcare: Scientific Framework, Clinical Governance, Patient Safety, and Evidence-Based Implementation Strategy. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 6(1), 84–97.
Puspitasari, C. E., Judijanto, L., & Sepriano, S. (2025). Sistem Kesehatan Farmasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Randang, F. B. (2017). Model Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Pengobatan Tradisional. Lex Privatum, 5(2), 148721.
Risniati, Y., Afrilia, A. R., Lestari, T. W., Nurhayati, N., & Siswoyo, H. (2020). Pelayanan kesehatan tradisional bekam: kajian mekanisme, keamanan dan manfaat. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 3(3), 212–225.
Sabrina, N. A., & Hakim, M. (2026). Urgensi Pengaturan Rumah Sehat Berbasis Jamu Rempah Nusantara dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional. Jurnal Locus: Penelitian Dan Pengabdian, 5(1), 704.
Siddiq, M. A. (2018). Dilema Komersialisasi Pengetahuan Tradisional dalam sistem hukum Indonesia: antara perlindungan dan pembagian manfaat. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(1), 164–180.
Sulfiana, S., Manda, D., Mustafa, M., & Najamuddin, N. (2024). Analisis Terhadap Pengobatan Tradisional Majappi-Jappi Dalam Praktek Kesehatan Masyarakat Kabupaten Soppeng. Edu Sociata (Jurnal Pendidikan Sosiologi), 7(1), 845–855.
Urbanisasi, U., Sabrina, N. A., & Hakim, M. A. R. (2026). Urgensi Pengaturan Rumah Sehat Berbasis Jamu Rempah Nusantara dalam Sistem Pelayanan Kesehatan Nasional: Telaah Hukum terhadap Perlindungan, Legalitas, dan Integrasi Pengobatan Tradisional. Jurnal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 5(1), 704–714.
Wicaksono, E. N. (2026). Integrasi Pengobatan Tradisional Masyarakat Adat dalam Sistem Hukum Kesehatan: Tinjauan UU No 17 tahun 2023 tentang Kesehatan. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Ilmu-Ilmu Sosial, Dan Hukum (SENPISHUM), 1(1).
Widya, D. K., Sjamsoedin, J., & Japaries, W. (2025). Integrasi Akupunktur dan Akupresur pada Layanan Kesehatan Primer dan Modern: Bukti Klinis, Tata Kelola Keselamatan, Model Implementasi, dan Perangkat Operasional: Integration of Acupuncture and Acupressure in Primary and Modern Healthcare: Clinical Evidence, Safety Governance, Implementation Models, and Operational Tools. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 6(1), 73–83.
Yuniar, N., Liaran, R. D., Septianingsih, N. T., Pandelaki, R., Islami, M. N., Hildayani, N., & Revina, P. (2026). Literature Review: Regulasi dan Pengawasan Pengobatan Tradisional: Analisis Implementasi UU Kesehatan dan Standar Kompetensi Tenaga Tradisional. JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT, 3(1), 342–348.
Yuniarsih, S. M., Hasanah, N., Martani, R. W., & Nahdliyyah, A. I. (2025). Memperkenalkan Pengobatan Tradisional Indonesia: Terapi Jamu Dan Bekam Untuk Mahasiswa Keperawatan Internasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 574–580.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEGAL BRIEF

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

